ketika kata tak mewakili rasa
ketika kata hanya sebagai pemanis senyuman
wajah pendusta akan selalu menjadi hiasan
mencari korbanya dimana - mana.............
Ketika senyuman tak lagi sebuah ketulusan
ketika tertawa tak lagi muncul dari hati yang tergelak
tertawa akan menjadi mahal
Dan hanya bisa ditempat khusus
Panggung hanya akan penuh sesak kaum kapitalis
Televisi hanya akan diisi sinetron yang mengangkat kemewahan
Kalau pun ada yang beda itu hanya untuk para politisi
Dengan senyum berkata .......
Untuk mereka kami ada ..... untuk mereka kami berjuang .....
Untuk mereka kami akan selalu ada
Dibalik panggung mereka tertawa tergelak .......
Asik membagi hasil sogokan dari para pemodal..............
Dimeja makan tertawa mereka semakin nyaring
Kumpul bersama para penghisaf negri
Sambil menyusun cara mengisap Kekayaan negri sampai keperut- perutnya.......
Kasian sekali negriku
Berduka negriku
Menangiskah negriku
Tidak.......................................... terdengar sayup- sayup
Negri ini tidak lah selemah itu..........................................
Negri ini adalah negri yang tangguh .................................
Sejarah telah membuktikanya ..........................................
Negri ini telah melahirkan pahlawan - pahlawan besar sesuai dengan kebutuhan jamanya ,,,,
Ada Gajah mada yang menguasai Nusantara..................
Ada Pangeran diponogoro yang terus berjuang...................
Ada Soekarno Hata yang telah memprolamirkan negri ini......................
Masih banyak pahlawan - pahlawan lainya,,,
Dan kini setelah sekian lama negriku dikuasai oleh para mafia
Para penipu yang berlindung dibalik semua kekuasaan
Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif
Sedikit demi sedikit mulai lah tampak Negriku memunculkan pejuang- pejuang baru
Ada Kang Emil di bandung......
Ada Tri rismarini di surabaya......
Ada Ahok di DKI jakarta ....
Dan yang lainya ..................
Walau mereka minoritas mereka tetap berkata lantang....................
Dan mereka akan tetap bersemangat dalam langkah yang tegap...................
Dalam komando pemimpin besar
Kini Negriku kini telah melahirkan Pemimpin Besar yang dicintai rakyatnya
Dan menjadi Penggerak revolusi mental
Karena dia adalah orang yang berani........
Berani hadir ditengah - tengah masyarakatnya
Berani hidup sederhana...........
Berani mengatakan tidak kepada kepentingan sepihak partai politik..
Berani melawan mafia yang telah membuat miskin Negriku ..
Dan Dia juga akan Melindungi Bintang - Bintang baru Lainya ...
Karena dia adalah putra harapan
Wahai negriku alam telah menempamu
Wahai negriku Sejarah telah membuktikan Kesaktianmu................
Tetaplah Tersenyum Menyambut hari Gemilangmu,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Ditandai Hadirnya Para Kesatria dan Srikandi barumu
S e m o g a...............................................................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar