Laman

Jumat, 13 Mei 2016

Menanti Asa

Langkah mu tak tentu
sorot matamu tak tertuju
ketika kau mulai banyak orang tak tahu
untuk apa
mau kemana


banyak logika menentangmu
banyak suara yang tak merdu
tetapi kemudian mereka tertegun
atas apa yang kau maksud
atas apa yang ingin kau capai
ketika baru saja setengah langkahmu berjalan

kau........
memang tak gagah
juga tak menggambarkan orang cerdas dengan segala retorikanya
kau........
tetap dengan kesederhanaanmu
dalam penampilan dan logika berpikirmu

Baru saja setengah lankahmu berjalan
seperti membangunkan kami dari mimpi- mimpi
bagaimana caranya untuk mempunyai
jalan tol yang panjang ntuk menghubungkan semua propinsi
di sumatra
di sulawesi
di papua
dan membangun infrasruktur lainya......

Ku tahu
masih banyak yang tak suka...
masih banyak yang menghujat....
masih banyak yang menunggu kesalahanmu..
dan kemudian menjadikan komoditi
dan kalau mungkin menyalipmu di tikungan

Aku juga yakin......
kau tak perduli itu
karena pengabdianmu tulus
karena ku yakin kepentingan mu hanya satu
Jayalah Indonesia

Aku juga yakin.....
bahwa langkahmu pasti...
dan tatapanmu tertuju dalam satu arah
lengan bajumu tetap kau sing- singkan
Untuk terus
Bekerja.... Bekerja  dan Bekerja



Tidak ada komentar:

Posting Komentar